Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Fisikasma

Pemantulan Cahaya

  Pemantulan Cahaya: Kenapa Cermin Bisa "Menipu" Mata Kita? Penjelasan Lengkap & Mudah Dipahami Materi Fisika SMA — Optik Geometri (Kurikulum Merdeka) Coba lempar bola tenis miring ke lantai keramik yang rata. Bola itu memantul dengan sudut yang persis sama dengan sudut datangnya, kan? Nah, cahaya melakukan hal yang persis sama! Bedanya, cahaya bergerak jauh lebih cepat dan tidak kehilangan energi saat memantul (kalau permukaannya benar-benar licin). Prinsip sederhana inilah — bola yang memantul dengan sudut sama — yang menjadi dasar dari seluruh cara kerja cermin, dari kaca spion motor sampai teleskop luar angkasa. Yuk kita bongkar satu per satu, mulai dari aturan paling dasarnya. 1. Hukum Pemantulan Cahaya Ketika seberkas cahaya (disebut sinar datang ) mengenai suatu permukaan, ia akan dipantulkan sebagai sinar pantul . Untuk mengukur sudut-sudutnya, fisikawan tidak mengukur dari permukaan cermin, melainkan dari sebuah garis khayal yang disebut garis normal — ga...

Titik Berat, Soal dan Pembahasan

Soal No. 1 Tentukan koordinat titik berat susunan enam buah kawat tipis berikut ini dengan acuan titik 0 ! Pembahasan Data dari soal : l 1  = 20, X 1  = 20, Y 1  = 10 l 2  = 20, X 2  = 60, Y 2  = 10 l 3  = 80, X 3  = 40, Y 3  = 20 l 4  = 20, X 4  = 0, Y 4  = 30 l 5  = 40, X 5  = 40, Y 5  = 40 l 6  = 20, X 6  = 80, Y 6  = 30 Koordinat titik berat gabungan keenam kawat (X 0  , Y 0 ) Soal No. 2 Tentukan letak titik berat bangun berupa luasan berikut dihitung dari bidang alasnya! Pembahasan Data dari soal : Benda 1 (warna hitam) A 1  = (20 x 60) = 1200 Y 1  = 30 Benda 2 (warna biru) A 2  = (20 x 60) = 1200 Y 2  = (60 + 10) = 70 Soal No. 3 Tentukan letak titik berat bangun berikut terhadap alasnya! Pembahasan Bagi bangun menjadi dua, persegi di bagian bawah dan segitiga sama kaki di bagian atas. Data : Bidang 1 (persegi) A 1  = (90 x 90) = 8100 Y 1  = 90/2 = 45 Bidang ...

Radioaktivitas

Radioaktivitas disebut juga peluruhan radioaktif. Radioaktivitas adalah yaitu peristiwa terurainya beberapa inti atom tertentu secara spontan yang diikuti dengan pancaran partikel alfa (inti helium), partikel beta (elektron), atau radiasi gamma (gelombang elektromagnetik gelombang pendek). Sinar-sinar yang dipancarkan tersebut disebut sinar radioaktif, sedangkan zat yang memancarkan sinar radioaktif disebut dengan zat radioaktif. Istilah keradioaktifan (radioactivity) pertama kali diciptakan oleh Marie Curie (1867 - 1934), seorang ahli kimia asal Prancis. Marie dan suaminya, Pierre Curie (1859 - 1906), berhasil menemukan unsur radioaktif baru, yaitu polonium dan radium. Ernest Rutherford (1871 - 1937) menyatakan bahwa sinar radioaktif dapat dibedakan atas sinar alfa yang bermuatan positif dan sinar beta yang bermuatan negatif. Paul Ulrich Villard (1869 - 1915), seorang ilmuwan Prancis, menemukan sinar radioaktif yang tidak bermuatan, yaitu sinar gamma. 1.  Jenis Sinar Radioa...