Lensa Cembung dan Cekung: Cara Kaca Membelokkan Cahaya untuk Membentuk Bayangan Materi Fisika SMA — Optika Geometri (Kurikulum Merdeka) Pernahkah kalian memakai kaca pembesar untuk mengamati semut, atau melihat kakek/nenek memakai kacamata baca yang membuat huruf kecil jadi lebih besar? Atau sebaliknya, kacamata minus yang membuat dunia di sekitar tampak sedikit "menyusut" dan lebih dekat? Semua itu adalah kerja lensa — kepingan kaca melengkung yang membelokkan cahaya dengan cara yang sangat teratur, mengikuti aturan yang bisa kita hitung dengan pasti. Setelah kita paham pemantulan dan pembiasan cahaya, sekarang saatnya menggabungkan keduanya untuk memahami bagaimana lensa "menyulap" bayangan. 1. Dua Jenis Lensa: Cembung dan Cekung Bayangkan lensa sebagai "pengatur lalu lintas" berkas cahaya. Ada dua tipe pengatur: Lensa cembung (konveks) — bagian tengahnya lebih tebal dari tepinya. Sifatnya mengumpulkan (konvergen) berkas cahaya sejajar menuju ...
Pembiasan Cahaya: Kenapa Sedotan di Gelas Terlihat Bengkok? Materi Fisika SMA — Optik Geometri (Kurikulum Merdeka) Coba masukkan sedotan ke dalam gelas berisi air, lalu lihat dari samping. Sedotan itu terlihat "patah" atau bengkok di permukaan air, padahal kita tahu betul sedotannya lurus-lurus saja. Kolam renang juga sering terlihat lebih dangkal dari kedalaman aslinya. Ada apa sebenarnya di balik "tipuan mata" ini? Jawabannya ada pada satu fenomena: pembiasan cahaya . Yuk kita bongkar pelan-pelan, mulai dari analogi paling sederhana sampai rumus-rumusnya! 1. Analogi Feynman: Mobil yang Belok Sendiri Bayangkan sebuah mobil dengan dua roda depan yang terhubung oleh satu as (seperti mobil mainan), melaju dari jalan aspal menuju hamparan pasir dengan sudut miring — tidak tegak lurus terhadap batas aspal-pasir. Begitu roda sebelah kiri menyentuh pasir lebih dulu, roda itu langsung melambat (karena pasir memberi hambatan lebih besar), sementara roda kanan masi...