Pembiasan Cahaya: Kenapa Sedotan di Gelas Terlihat Bengkok? Materi Fisika SMA — Optik Geometri (Kurikulum Merdeka) Coba masukkan sedotan ke dalam gelas berisi air, lalu lihat dari samping. Sedotan itu terlihat "patah" atau bengkok di permukaan air, padahal kita tahu betul sedotannya lurus-lurus saja. Kolam renang juga sering terlihat lebih dangkal dari kedalaman aslinya. Ada apa sebenarnya di balik "tipuan mata" ini? Jawabannya ada pada satu fenomena: pembiasan cahaya . Yuk kita bongkar pelan-pelan, mulai dari analogi paling sederhana sampai rumus-rumusnya! 1. Analogi Feynman: Mobil yang Belok Sendiri Bayangkan sebuah mobil dengan dua roda depan yang terhubung oleh satu as (seperti mobil mainan), melaju dari jalan aspal menuju hamparan pasir dengan sudut miring — tidak tegak lurus terhadap batas aspal-pasir. Begitu roda sebelah kiri menyentuh pasir lebih dulu, roda itu langsung melambat (karena pasir memberi hambatan lebih besar), sementara roda kanan masi...
Pemantulan Cahaya: Kenapa Cermin Bisa "Menipu" Mata Kita? Penjelasan Lengkap & Mudah Dipahami Materi Fisika SMA — Optik Geometri (Kurikulum Merdeka) Coba lempar bola tenis miring ke lantai keramik yang rata. Bola itu memantul dengan sudut yang persis sama dengan sudut datangnya, kan? Nah, cahaya melakukan hal yang persis sama! Bedanya, cahaya bergerak jauh lebih cepat dan tidak kehilangan energi saat memantul (kalau permukaannya benar-benar licin). Prinsip sederhana inilah — bola yang memantul dengan sudut sama — yang menjadi dasar dari seluruh cara kerja cermin, dari kaca spion motor sampai teleskop luar angkasa. Yuk kita bongkar satu per satu, mulai dari aturan paling dasarnya. 1. Hukum Pemantulan Cahaya Ketika seberkas cahaya (disebut sinar datang ) mengenai suatu permukaan, ia akan dipantulkan sebagai sinar pantul . Untuk mengukur sudut-sudutnya, fisikawan tidak mengukur dari permukaan cermin, melainkan dari sebuah garis khayal yang disebut garis normal — ga...